
Cemara Udang

Casuarina equisetifolia
Tanaman Cemara udang adalah tanaman pionir yang tumbuh di daerah dekat pantai untuk melindungi area kawasan pesisir. Tanaman ini memiliki bentuk yang unik, batangnya meliuk-liuk menambah indah bentuknya, selain itu daun cemara udang juga bisa dibentuk sesuai keinginan sehingga, sering kali dijadikan tanaman bonsai.
POPULASI :
Pohon cemara udang (Casuarina equisetifolia) banyak ditemukan di wilayah pesisir pantai. Terutama, pesisir timur Madura. Pohon ini termasuk flora yang dilindungi oleh UU dan Perda Kabupaten Sumenep.
1
Ciri - Ciri
1. Morfologi
Cemara udang memiliki daunnya lebat dan tajam, batangnya yang meliuk-liuk menambah sisi keindahan dari cemara udang tersebut. Tumbuhan ini dapat tumbuh setinggi 30 meter. Daun dari cemara udang memiliki daun yang kecil-kecil, silindris, dan bersisik, biasanya berwarna hijau muda hingga ke abu-abuan. Batang pohon cemara udang berwarna cokelat kemerahan hingga abu-abu. Akar dari pohon ini sangat rapat.
​
2. Cara berkembang biak
Secara generatif cemara udang dapat dibiakkan dengan biji, yang menghasilkan keragaman genetik yang tinggi. Sedangkan pada perkembangbiakan vegetatif, tumbuhan cemara udang dapat distek serta dicangkok
3. Habitat
Cemara udang hidup di daerah pesisir dengan pantai berpasir yang suhu udaranya lebih tinggi dibandingkan cemara lain yang hidup di daerah daerah yang sejuk.
4. Fisiologis
Habitat Cemara udang yang berada di pesisir Pantai menyebabkan cemara udang memiliki akar tunggang yang sangat rapat. Sehingga dapat mencengkram pasir Pantai dengan baik. Spesies ini juga toleran terhadap garam, sehingga angin pesisir yang banyak mengandung garam tidak akan mengganggu kehidupan spesies ini.
2
Taksonomi
1. Morfologi
Cemara udang memiliki daunnya lebat dan tajam, batangnya yang meliuk-liuk menambah sisi keindahan dari cemara udang tersebut. Tumbuhan ini dapat tumbuh setinggi 30 meter. Daun dari cemara udang memiliki daun yang kecil-kecil, silindris, dan bersisik, biasanya berwarna hijau muda hingga ke abu-abuan. Batang pohon cemara udang berwarna cokelat kemerahan hingga abu-abu. Akar dari pohon ini sangat rapat.
​
2. Cara berkembang biak
Secara generatif cemara udang dapat dibiakkan dengan biji, yang menghasilkan keragaman genetik yang tinggi. Sedangkan pada perkembangbiakan vegetatif, tumbuhan cemara udang dapat distek serta dicangkok
3. Habitat
Cemara udang hidup di daerah pesisir dengan pantai berpasir yang suhu udaranya lebih tinggi dibandingkan cemara lain yang hidup di daerah daerah yang sejuk.
4. Fisiologis
Habitat Cemara udang yang berada di pesisir Pantai menyebabkan cemara udang memiliki akar tunggang yang sangat rapat. Sehingga dapat mencengkram pasir Pantai dengan baik. Spesies ini juga toleran terhadap garam, sehingga angin pesisir yang banyak mengandung garam tidak akan mengganggu kehidupan spesies ini.
3
Manfaat
1. Morfologi
Cemara udang memiliki daunnya lebat dan tajam, batangnya yang meliuk-liuk menambah sisi keindahan dari cemara udang tersebut. Tumbuhan ini dapat tumbuh setinggi 30 meter. Daun dari cemara udang memiliki daun yang kecil-kecil, silindris, dan bersisik, biasanya berwarna hijau muda hingga ke abu-abuan. Batang pohon cemara udang berwarna cokelat kemerahan hingga abu-abu. Akar dari pohon ini sangat rapat.
​
2. Cara berkembang biak
Secara generatif cemara udang dapat dibiakkan dengan biji, yang menghasilkan keragaman genetik yang tinggi. Sedangkan pada perkembangbiakan vegetatif, tumbuhan cemara udang dapat distek serta dicangkok
3. Habitat
Cemara udang hidup di daerah pesisir dengan pantai berpasir yang suhu udaranya lebih tinggi dibandingkan cemara lain yang hidup di daerah daerah yang sejuk.
4. Fisiologis
Habitat Cemara udang yang berada di pesisir Pantai menyebabkan cemara udang memiliki akar tunggang yang sangat rapat. Sehingga dapat mencengkram pasir Pantai dengan baik. Spesies ini juga toleran terhadap garam, sehingga angin pesisir yang banyak mengandung garam tidak akan mengganggu kehidupan spesies ini.
4
Cara budidaya
1. Morfologi
Cemara udang memiliki daunnya lebat dan tajam, batangnya yang meliuk-liuk menambah sisi keindahan dari cemara udang tersebut. Tumbuhan ini dapat tumbuh setinggi 30 meter. Daun dari cemara udang memiliki daun yang kecil-kecil, silindris, dan bersisik, biasanya berwarna hijau muda hingga ke abu-abuan. Batang pohon cemara udang berwarna cokelat kemerahan hingga abu-abu. Akar dari pohon ini sangat rapat.
​
2. Cara berkembang biak
Secara generatif cemara udang dapat dibiakkan dengan biji, yang menghasilkan keragaman genetik yang tinggi. Sedangkan pada perkembangbiakan vegetatif, tumbuhan cemara udang dapat distek serta dicangkok
3. Habitat
Cemara udang hidup di daerah pesisir dengan pantai berpasir yang suhu udaranya lebih tinggi dibandingkan cemara lain yang hidup di daerah daerah yang sejuk.
4. Fisiologis
Habitat Cemara udang yang berada di pesisir Pantai menyebabkan cemara udang memiliki akar tunggang yang sangat rapat. Sehingga dapat mencengkram pasir Pantai dengan baik. Spesies ini juga toleran terhadap garam, sehingga angin pesisir yang banyak mengandung garam tidak akan mengganggu kehidupan spesies ini.
FUNFACT : pohon atau tanaman yang dibonsai memiliki harga yang mahal karena bonsai memerlukan waktu yang lama untuk mencapai bentuk yang diinginkan. Tanaman bonsai termahal dapat mencapai 18 miliar rupiah atau lebih.
​​
“if you want to shine like sun first you have to burn like it.”
― Adolf Hitler
​​
SUMBER :
https://dkp.jatimprov.go.id/unit/ptkp3-probolinggo//news/view/3023
https://tamankita.tangerangkota.go.id/tanaman/detail/314
https://www.gbif.org/species/2891930
https://blog.jualpohon.com/2021/10/cara-menanam-cemara-udang.html

Kontak Kami
Yayasan Tarakanita
Jl. Pelepah Indah Raya Jl. Boulevard Raya Gading Serpong No.1, Klp. Dua, Kec. Klp. Dua, Tangerang, Banten 18510
P: (021) 3908836
Tarakanita Tangerang