top of page

Cemara Udang

Bonsai Cemara Udang Ivanna xi.jpg

Tanaman Cemara udang adalah tanaman pionir yang tumbuh di daerah dekat pantai untuk melindungi area kawasan pesisir. Tanaman ini memiliki bentuk yang unik, batangnya meliuk-liuk menambah indah bentuknya, selain itu daun cemara udang juga bisa dibentuk sesuai keinginan sehingga, sering kali dijadikan tanaman bonsai.

Pohon cemara udang (Casuarina equisetifolia) banyak ditemukan di wilayah pesisir pantai. Terutama, pesisir timur Madura. Pohon ini termasuk flora yang dilindungi oleh UU dan Perda Kabupaten Sumenep.

Ciri - Ciri

1. Morfologi

Cemara udang memiliki daunnya lebat dan tajam, batangnya yang meliuk-liuk menambah sisi keindahan dari cemara udang tersebut. Tumbuhan ini dapat tumbuh setinggi 30 meter.  Daun dari cemara udang memiliki daun yang kecil-kecil, silindris, dan bersisik, biasanya berwarna hijau muda hingga ke abu-abuan. Batang pohon cemara udang berwarna cokelat kemerahan hingga abu-abu. Akar dari pohon ini sangat rapat. 

 

2. Cara berkembang biak

Secara generatif cemara udang dapat dibiakkan dengan biji, yang menghasilkan keragaman genetik yang tinggi. Sedangkan pada perkembangbiakan vegetatif, tumbuhan cemara udang dapat distek serta dicangkok


3. Habitat

cemara udang hidup di daerah pesisir dengan pantai berpasir yang suhu udaranya lebih tinggi dibandingkan cemara lain yang hidup di daerah daerah yang sejuk.


4. Fisiologis 

Habitat Cemara udang yang berada di pesisir Pantai menyebabkan cemara udang memiliki akar tunggang yang sangat rapat. Sehingga dapat mencengkram pasir Pantai dengan baik. Spesies ini juga toleran terhadap garam, sehingga angin pesisir yang banyak mengandung garam tidak akan mengganggu kehidupan spesies ini.

2

Klasifikasi 

Klasifikasi (taksonomi)

  • Kingdom : Plantae 

  • Divisio : Tracheobionta 

  • Class : Magnoliophyta 

  • Ordo : Fagales

  • Familia : Casuarinaceae

  • Genus : Casuarina 

  • Spesies : Casuarina equisetifolia

3

Manfaat 

1. Pelindung pantai

Cemara udang berperan sebagai pelindung alami pantai dari angin kencang, abrasi, dan hempasan gelombang laut. Selain itu, akarnya yang kuat dapat meredam terpaan pasir yang bergulung di sepanjang pantai. 


2. Penyubur tanah

Cemara udang dapat menyuburkan tanah gersang di sekitar pesisir, sehingga memungkinkan tumbuhan lain untuk tumbuh di sekitarnya. Selain itu, cemara udang dapat menurunkan kadar garam yang terbawa oleh hembusan angin maupun instrusi dari air laut dalam lapisan tanah. 


3. Sebagai rekreasi

Cemara udang elok dijadikan elemen taman, pemanis ruangan, maupun penghias pekarangan. Bisa juga digunakan sebagai bahan dalam seni bonsai. Hal ini dikarenakan bentuk daun yang unik, serta batang yang dapat dibentuk dan diliuk sedemikian rupa sehingga membentuk tanaman yang unik.

4

Cara Budi Daya

  • Cara membudi daya:
    menanam di tempat basah dan lembab dan dijaga kelembapannya.

    Fun fact:

  • Paku tertua

  • Kandungan silika yang tinggi

  • Penggunaan tradusional

  • Penyaringan alami

  • Reproduksi unik

  • Pantun/puisi/kata-kata mutiara/dkk:

  • Baiklah, mari kita coba puisi yang lebih sederhana dan langsung.

Cara berkembang biak: 

      1. Secara Aseksual (Vegetatif):

  • Bambu air berkembang biak melalui rimpang atau rhizoma yang menjalar di bawah tanah.

  • Rimpang ini dapat memunculkan tunas baru di permukaan, sehingga tanaman baru tumbuh di sekitar induknya dan membentuk koloni.

    2. Secara Seksual:

  • Bambu air menghasilkan spora pada struktur berbentuk kerucut kecil di ujung batang, yang disebut strobilus.

  • Spora dilepaskan ke udara atau air, dan jika kondisi lingkungan mendukung, spora ini akan tumbuh menjadi tanaman baru. 

    Kedua cara ini membantu bambu air menyebar dengan cepat, terutama di area yang lembab atau berair.

    Habitat : memilili habitat tempst yang lembab dan basah. 

Bambu air di tepi sungai,

Tegak berdiri, hijau berseri.

Daunnya bergetar di tiup angin,

Teman setia dalam sunyi malam.

 

Batang ramping, lentur namun kuat,

Akar menancap, tak mudah patah.

Menyerap air, menyegarkan jiwa,

Hidup berdampingan dengan alam.

 

Hujan datang, menari riang,

Bambu air, sederhana tapi megah.

Kau bawa kesejukan, dalam setiap langkah,

Sahabat alam, takkan terlupakan.

Nature Reserve

Kontak Kami

Yayasan Tarakanita
J
l. Pelepah Indah Raya Jl. Boulevard Raya Gading Serpong No.1, Klp. Dua, Kec. Klp. Dua, Tangerang, Banten 18510
P: (021) 3908836

© 2023 Tarakanita Tangerang Community of Research Team

  • Youtube
  • Twitter
  • Facebook
  • Instagram
bottom of page