
Pecah Beling Perdu
_1.jpg)
Strobilanthes crispus
Daun keji beling atau yang dikenal dengan nama ilmiah Strobilanthes Crispus merupakan daun yang mudah dijumpai di Indonesia. Daun ini umumnya dijadikan sebagai pembatas kebun atau pagar untuk rumah. Namun, tak hanya menarik untuk dijadikan sebagai hiasan, daun keji beling ini juga diduga kuat memiliki berbagai manfaat kesehatan untuk tubuh.
Sebab, daun ini mengandung berbagai senyawa kimia aktif yang dapat dijadikan sebagai obat herbal, dan nutrisi penting. Misalnya seperti vitamin C, vitamin B1, vitamin B2 dan asam galat.
POPULASI :
Tumbuh dari ketinggian 50-1.200 mdpl. Tumbuhan ini juga mudah berkembangbiak di tanah subur, agak terlindung, dan tempat terbuka. Di Jawa, tanaman ini banyak terdapat di pedesaan yang tumbuh sebagai semak.
1
Ciri - Ciri
1. Morfologi
Pecah Beling Perdu memiliki batang luas, bentuk batangnya bulat dengan diameter antara 0,1-0,7cm, berbulu kasar. Percabangan monopordial (batang pokok selalu tampak jelas karena lebih cepat pertumbuhannya dari pada pertumbuhan cabang).
​
2. Cara berkembang biak
Secara generatif Pecah Beling Perdu dapat dibiakkan dengan biji. Sedangkan pada vegetatif melalui tunas akar dan rhizoma, karena tanaman perdu ini dapat menyebar dengan mudah dari akarnya.
3. Habitat
Pecah Beling Perdu tumbuh di daerah tropis dan subtropis dengan kondisi lingkungan di tepi sungai, semak belukar dan perkebunan dengan sinar matahari cukup, tetapi bisa tumbuh di tempat teduh.
​
2
Taksonomi
Taksonomi Pecah Beling (Strobilanthes crispus)
🔹 Kingdom : Plantae (Tumbuhan)
🔹 Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
🔹 Kelas : Magnoliopsida (Dikotil)
🔹 Ordo : Lamiales
🔹 Famili : Acanthaceae
🔹 Genus : Strobilanthes
🔹 Spesies : Strobilanthes crispus
3
Manfaat
1. Membantu mengatasi kencing batu
2. Mencegah radikal bebas
3. Membantu mengatasi diabetes melitus
4. Membantu mengobati wasir
4
Cara budidaya
1. Memilih Pot :
Menggunakan pot plastik dengan lubang drainase di bawahnya agar tidak tergenang air.
2. Memilih Media Tanam
-
Hindari tanah yang terlalu liat karena bisa menyebabkan akar sulit tumbuh.
-
Pastikan media tanam tidak terlalu basah untuk menghindari pembusukan akar.
3. Cara Menanam:
-
Taburkan biji pecah beling di permukaan tanah.
-
Tutup tipis dengan tanah atau kompos.
-
Siram dengan air secukupnya.
4. Penyiraman:
-
Siram 1–2 kali sehari (pagi dan sore) jika cuaca panas.
-
Jika musim hujan, cukup 1 kali sehari atau sesuai kebutuhan.
​
​​
SUMBER :
https://www.halodoc.com/artikel/4-manfaat-daun-keji-beling-untuk-kesehatan-tubuh?srsltid=AfmBOoprO0D42Au9_GFq7T0JdNRMLR2Gh_w33obU4aC23aA72CNaEJlv

Kontak Kami
Yayasan Tarakanita
Jl. Pelepah Indah Raya Jl. Boulevard Raya Gading Serpong No.1, Klp. Dua, Kec. Klp. Dua, Tangerang, Banten 18510
P: (021) 3908836
Tarakanita Tangerang