
Handeuleum
.jpg)
Graptophyllum pictum
Nama lokal: Handeuleum
Nama ilmiah: Graptophyllum pictum
Penemu:-
Sejarah singkat: Berasal dari Papua Nugini dan Polinesia. Tanaman ini kemudian menyebar ke berbagai negara, termasuk Indonesia, Malaysia, dan India.
1
Ciri - Ciri
Cara berkembang biak: berkembang biak dengan cara vegetatif (perbanyakan secara alami tanpa biji), terutama melalui stek batang atau pembelahan rumpun.
1. Fisiologi:
- Batang
Batang handeuleum bersifat merambat atau tidak tegak, tumbuh merayap atau menjalar di tanah.
- Daun
Daun handeuleum berbentuk oval atau agak memanjang, dengan ujung daun yang tumpul atau runcing dan Panjang daun sekitar 5-12 cm, dengan lebar sekitar 3-7 cm.
- Bunga
Bunga handeuleum kecil dan berwarna ungu muda hingga ungu kebiruan.
- Penyerbukan
Penyerbukan bunga handeuleum dilakukan melalui bantuan serangga (seperti lebah), yang tertarik pada bunga kecil berwarna cerah dan bau bunga yang khas.
- Suhu
Handeuleum tumbuh baik pada suhu 25-30°C, yang merupakan suhu tropis yang hangat.
- Tanah
Handeuleum menyukai tanah yang gembur dan berdrainase baik
- Penyiraman
Handeuleum membutuhkan penyiraman yang teratur untuk menjaga kelembapan tanah, tetapi hindari penyiraman berlebihan yang dapat menyebabkan akar membusuk.
- Kelembaban
-
Handeuleum tumbuh baik pada kelembapan yang cukup tinggi, sekitar 60-80%.
- Pencahayaan:
Tanaman ini membutuhkan cahaya matahari terang, namun tidak terlalu panas. Pencahayaan tidak langsung lebih disukai, terutama pada siang hari yang terik.
2
Taksonomi
-
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
-
Divisi: Angiospermae (Tumbuhan berbunga)
-
Kelas: Dicotyledonae (Dikotil)
-
Ordo: Asterales
-
Famili: Asteraceae
-
Genus: Gynura
-
Spesies: Gynura procumbens
3
Manfaat
Manfaat Daun Handeuleum untuk Kesehatan
Tanaman handuleum (Gynura procumbens), atau yang sering disebut Sambung Nyawa, memiliki berbagai manfaat yang sering digunakan dalam pengobatan tradisional, terutama di Asia Tenggara. Berikut adalah beberapa manfaat dari tanaman handuleum:
-
Menurunkan tekanan darah dan menjaga kesehatan jantung.
-
Membantu mengatasi diabetes dengan menurunkan kadar gula darah.
-
Menurunkan kolesterol jahat (LDL).
-
Mendukung kesehatan ginjal dan detoksifikasi tubuh.
-
Mengatasi gangguan pencernaan seperti maag dan sakit perut.
-
Memiliki sifat antiinflamasi dan antibakteri.
4
Cara budidaya
- Memilih pot:
-
Gunakan pot dengan ukuran yang cukup besar, minimal 30 cm diameter.
-
Pastikan pot memiliki lubang drainase untuk mencegah genangan air.
- Memilih media tanam:
-
Gunakan campuran tanah, kompos, dan pasir dengan perbandingan 2:1:1 agar tanah gembur dan memiliki drainase yang baik.
- Menanam:
-
Pilih stek batang atau rumpun yang sehat.
-
Tanam stek batang atau rumpun di media tanam dengan kedalaman sekitar 5-10 cm.
-
Tempatkan pot di tempat yang mendapatkan cahaya matahari tidak langsung.
- Menyiram:
-
Siram secara teratur, pastikan tanah tetap lembap tetapi tidak tergenang air.
-
Siram tanaman ketika permukaan tanah mulai kering.
- Merawat:
-
Pemupukan: Berikan pupuk organik atau pupuk cair setiap 1-2 bulan sekali.
-
Pemangkasan: Pangkas daun atau batang yang mati atau kering untuk merangsang pertumbuhan baru.

Kontak Kami
Yayasan Tarakanita
Jl. Pelepah Indah Raya Jl. Boulevard Raya Gading Serpong No.1, Klp. Dua, Kec. Klp. Dua, Tangerang, Banten 18510
P: (021) 3908836
Tarakanita Tangerang